Sulbar – Baru-baru ini sejumlah nasabah Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar secara tiba-tiba mengalami kehilangan saldo rekening.
Tidak main-main, uang yang hilang dari rekening nasabah BPD itu nilainya cukup pantastis, mencapai Miliaran Rupiah.
Sehingga nasabah BPD Sulselbar inipun mengadukan kejadian itu ke Polda Sulbar, ia menduga dalang dari raibnya saldo rekening mereka karena pihak BPD itu sendiri.
Tak sampai disitu, perkara inipun sudah sampai di Kejari Mamuju dan bahkan dikabarkan sudah dilimpahkan ke Kejati Sulbar.
Dilansir indigo99.com, Kasus dugaan penggelapan dana nasabah Bank Pembangunan Daerah ( BPD ) Sulselbar, dikabarkan telah ditangani penyidik Kejati Sulbar dengan menerbitkan surat perintah penyelidikan ( Sprinlid ) sejak kemarin.
Indigo99.com mengkonfirmasi kepada asisten pidana khusus ( Pidsus ), Feri Mupahir, mengaku saat ini Kejati Sulbar telah menangani kasus dugaan raibnya dana nasabah BPD Sulselbar, yang sebelumnya ditangani Kejari Mamuju.
“ Benar ada surat dari Kejari Mamuju, dan suratnya minta kasus ini ditangani oleh Kejati Sulbar, karena dugaan sementara nilai kerugiannya 9 Miliar, sehingga pihak Kejari mengalihkan penanganannya ke Kejati Sulbar,” sebut Feri kepada indigo99.com. Selasa 8 November 2022.
6 Orang Dimintai Keterangan
Pada hari Rabu 9 November 2022, dikabarkan ada 6 orang di mintai klarifikasi soal kasus hilangnya uang Miliaran di rekening nasabah BPD Suselbar.
Dikonfiramsi kepada asisten pidana khusus ( Aspidsus ), Feri Mupahir membenarkan hari ini ada Enam orang dimintai ketarangan oleh tim penyidik Pidsus Kejati Sulbar terkait kasus BPD Sulselbar.
“ Iya hari ini ada Enam orang sedang dimintai klarifiaksinya soal kasus BPD Sulselbar dan masih berlangsung diruangan penyidik, “ sebut Mupahir kepada indigo99.com.
Saat ditanya siapa saja nama atau pejabat yang datang undang kalarifikasi soal kasus ini? Mupahir belum menyebutkan siapa saja saksi – saksi yang dimintai keterangan. Hanya saja kata dia, Enam orang itu kesemuanya dari bagian atau pegawai BPD Sulselbar di Mamuju.
“ Kenam orang itu adalah meraka dari BPD Sulselbar, saya tidak tahu siapa saja yang namanya, sabar ya kan itu hanya disebatas kalarifikasi atau permintaan keterangan, “ sebutnya
Seperti diketahui, bahwa kasus BPD Sulselbar di Mamuju, mencuat saat puluhan nasabah buat komplain atau protes ke BPD Sulselbar, yang mengaku dananya tiba – tiba hilang dalam rekening pribadinya degan jumlah berpariasi sampai 2,1 Miliaran dan ratusan juta. (Indigo99.com)













