Oknum Polisi Majene Diduga Lakukan Pemerasan

  • Bagikan

MAJENE – Sejumlah anggota Polres Majene melakukan patroli rutin tiap malam di wilayah Kota Majene yang bertujuan menjaga ketertiban masyarakat, Rabu (5/10/2022).

Aparat menyasar dan mengamankan beberapa motor berknalpot bogar yang menimbulkan suara bising dan mengganggu kenyamanan warga.

Dalam patroli itu, petugas mengamankan empat unit sepeda motor, diantaranya satu jupiter MX, Vixion, Hoda CBR dan Metic.

Salah satu pemilik sepeda motor Jupiter MX bernomor polisi B 3579 BHA berinisial RD mendatangi Polres Majene untuk meminta kebijakan agar motornya tidak ditahan.

Baca Juga  Kenaikan Harga BBM Jenis Pertalite Dikeluhkan Tukang Ojek di Mamuju

Alasannya, jarak rumah RD dengan kota Majene mencapai sekira 20 km, sehingga tidak memungkinkan bagi dia untuk pulang ke rumah. Apalagi saat itu, waktu sudah menunjuk pukul 23.00 WITA.

Namun permintaan RD ditolak oleh salah satu oknum polisi yang ditemuinya di Polres Majene.

Baca Juga  Bupati Majene Tegaskan Pembangunan Rumah Tahfiz Bukan Sekedar Wacana

Bahkan oknum polisi itu menawarkan solusi yang tidak masuk akal, yakni meminta kalung yang dikenakan RD sebagai barter agar motornya bisa dibawa pulang.

“Kalung asli itu mu pake na?. Kalau kalung asli, kasi maka baru kau bawa pulang ini motor mu?” ucap oknum Polisi kepada RD.

Jarak rumah RD dengan kota Majene menjadi alasan dirinya ngotot agar motornya tidak ditahan. Apalagi di malam hari tidak ada angkutan umum yang bisa ditumpanginya pulang ke rumah.

Baca Juga  Ekspor Sulbar Meningkat Signifikan Sepanjang Juli 2022

Sepeda motor RD diamankan anggota polres Majene yang bertugas melakukan patroli di depan stadion prasamya Majene.

Hingga berita ini dipublis, pihak 99News.id belum berhasil memperoleh konsfirmasi dari pihak kepolisian Majene.

Penulis: Arjum

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *