OKEDONE.COM, MAJENE – Kamis malam (27/10) sekitar Pukul 19.30. Jalan trans Majene Mamuju, tepatnya di Sumakuyu (Sangiang), Desa Onang, Kecamatan Tubo, kembali terjadi longsor hingga menutup penuh badan jalan.
Kepala Dusun Sumakuyu, Halik sapaan akrabnya, ia mengatakan bahwa sangiang kembali longsor. Aktivitas longsor ini sudah duakali terjadi pasca hujan lebat mengguyur kota majene rabu malam. Kata dia, (halik), ini yang terparah karena jalan tertutup full.
“Sangiang longsor sekitar jam 7 malam menutup seluruh jalan. Yang ingin melintas Majene – Mamuju malam ini, sebaiknya ditunda dulu karena jalan tertup full oleh reruntuhan batu bercampur lumpur”, keterangan halik yang dirangkum okedone.com.
Sementara itu, sejumlah pengendara yang melintas juga memperlihatkan aktivitas kejadian longsor dilokasi melalui akun facebook pada malam hari ini.
“Yang mau melintas, singgah2 maki dulu di warung ngopi, salam driver sulawesi”, tulis salah satu akun bernama Boysunandar.
Disusul akun lain pun nampak mengabarkan hal yamg sama. Akun facebook Fanpage bernama Info Sulawesi Barat mengabarkan bahwa jalan di sangiang, sumakuyu, kecamatan tubo terjadi longsor. Bahkan ia menyebut ada mobil yang terperangkap ditengah reruntuhan longsor.
“Mobil terperangkap longsor di Sangiang, Kecamatan Tubo Sendana. Bagi pengendara yang ingin melintas dari Majene-Mamuju maupuan arah sebaliknya, sebaiknya ditunda dulu.🙏🙏”, tulis akun Info Sulawesi Barat.
Tampak foto yang berseliweran di media sosial menunjukkan batu berukuran besar berceceran di jalan poros Majene Mamuju ditempat terjadinya longsor. (Jm/Rd)













