Gelar Konsolidasi Politik, Keluarga Kalma Katta Pertemukan Aris – A2 Sebagai Balon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Majene 2024

  • Bagikan
Adi Ahsan, Kalma Katta, Saggaf Katta, Arismunandar

MAJENE – Keluarga besar H. Kalma Katta menggelar kegiatan konsolidasi politik dengan ratusan masyarakat dan sejumlah tokoh yang ada di Kabupaten Majene.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Amasih yang terletak di Lingkungan Barane, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Provinsi Sulbar, Jumat (17/5/2024).

Dalam kegiatan, nampak ratusan masyarakat bersorak sorai meneriakan bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Arismunandar – Adi Ahsan (A2).

Teriakan ini dianggap sebagai respon positif dan dukungan dari masyarakat. Ini juga mengisyaratkan sinyal yang kuat bagi keduanya sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Majene 2024.

Dalam sambutannya, Arismunandar menyampaikan kepada seluruh tim dan pendukunnya agar mengedepankan politik santun dan damai.

“Kita meminta untuk tetap mengedepankan politik santun dan tetap menghargai satu dengan yang lain,” ungkap Arismunandar.

Ia juga mengatakan dengan mengedepankan politik santun dan saling menghargai, InsyaAllah mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Baca Juga  Desa Buttu Baruga Gelar Musyawarah Dalam Rangka Penetapan KPM BLT DD Tahun 2025

“Tetap saling menghargai, saling menyayangi dengan mengedepankan nilai kemandaran,” ujarnya.

Ditempat yang sama, bakal calon wakil Bupati, Adi Ahsan, menyampaikan sejumlah langkah untuk merespon setiap kebijakan jika nanti diberi kesempatan dan amanah dari masyarakat Majene.

Diantara kebijakan yang di maksud adalah persoalan pelayanan publik, diantaranya:

  1. Kami berniat memprogramkan Pelayanan KTP one day service (pelayanan prima yang tepat dan cepat). Dan menempatkan pelayanan Kartu Keluarga, Akte Lahir, Akte Anak, dan Akte Kematian, di setiap Kecamatan. Kecuali dalam kota.
  2. Kami berniat melaksanakan verifikasi dan validasi data penerima BPJS PBI (kartu bantuan BPJS untuk warga miskin), yg dilaksanakan setiap bulan bersama aparat kelurahan dan aparat desa. Ini dimaksudkan agar bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran, dan mengantispasi warga penerima bantuan mengalami masalah saat berobat (tiba-tiba kartunya tidak aktif) dengan alasan yang tidak dipahami warga yang bersangkutan.
  3. Kami berkeinginan memprogramkan beasiswa siswa (i) dan Mahasiswa (i) berprestasi dari keluarga kurang mampu. Dimaksudkan agar tidak ada warga kurang mampu yg memiliki prestasi akademik yang tidak dapat melanjutkan pendidikannya hanya karena persoalan biaya.
  4. Kami berkeinginan melaksanakan program lomba pidato keagamaan dan tadarrusan setiap bulan ramadhan di setiap kecamatan, dan puncak lomba dilaksanakan di Masjid Ilaikal Masir. Hal ini dimaksudkan untuk menegaskan Majene sebagai Kota Penyelenggaran Pendidikan yang Religius.
  5. Kami berkeinginan memaksimalkan Program Rumah Singgah Pasien di Makassar (program Warisan Almarhum Mantan Bupati Majene, Fahmi Massiarah). Agar memudahkan pasien yang dirujuk ke Makassar mendapatkan kemudahan tempat tinggal dan pengurusan administrasi.
  6. Kami berkeinginan memprogramkan membangun fasilitas rumah singgah di sekitar RSU Majene, agar memudahkan keluarga pasien melayani dan menjaga keluarganya yg sedang sakit.
  7. Kami berkeinginan memprogramkan peningkatan ekonomi UMKM sektor wisata desa, pertanian, perkebunan, perikanan dan industri kecil/industri rumah tangga.
  8. Kami berkeinginan menempatkan layanan internet gratis di wilayah tertentu sebagai bentuk penegasan Majene sebagai kota layanan pendidikan.
  9. Kami berkeinginan memaksimalkan pengelolahan sampah. Tujuannya agar tidak mengganggu penataan kota dan bau yang tidak sedap ditimbulkan sampah tidak mengganggu warga sekitar.
  10. Kami berkeinginan mempermudah pelayanan pengurusan surat-surat kapal bagi nelayan.
  11. Kami berkeinginan mengatur bahan bakar minyak (BBM) untuk nelayan agar tidak kesulitan dalam melaut.
Baca Juga  Peringati 1 Abad NU: PCNU Majene, Konsisten Merawat Jagad dan Membangun Peradaban

Demikian yang disampaikan Adi Ahsan agar dapat menjadi pegangan di kemudian hari jika Allah Subhana Wa ta’ ala meridhai keinginan mereka. Amin. (jm).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *